PostHeaderIcon Geliat siswa SMPK St. Maria II pada Gerakan Nasional Indonesia Bersih

Bertempat di sekitar Jalan Wilis, Jalan Telomoyo dan Jalan Panderman Jumat (11/05/12) geliat Gerakan Nasional Indonesia Bersih yang sudah dicanangkan oleh Wakil Presiden RI Bapak Boediono sejak November 2011 juga dilaksanakan oleh wakil siswa SMPK Santa Maria II yang kebetulan diwakili oleh siswa kelas VII melaksanakan bersih-bersih didukung oleh beberapa guru dan pembantu pelaksana.

Bapak Budi Daryono selaku koordinator kesiswaan menegas bahwa kegiatan tersebut sebagai salah satu upaya untuk mewujudkan Indonesia yang bersih dengan meningkatkan standart kebersihan, sebagai gerakan Nasional diharapkan semua elemen bergerak dan ikut berpartisipasi dalam mensukseskan Gerakan Nasional Indonesia Bersih ini sekaligus sebagai sarana yang strategis untuk menciptakan Indonesia bersih dan hijau.

Lebih lanjut Pak Dar juga menyampaikan dalam pengarahannya bahwa ada tujuh fokus standart kebersihan yaitu yang pertama sarana perhubungan, kedua pembersihan sungai dikota-kota besar,  ketiga kebersihan Sekolah yang menyangkut membawa sikap mental anak didik dimasa depan, keempat sarana kesehatan, kelima pelestarian lingkungan hidup untuk menghijaukan Jawa Timur agar terhindar dari bencana alam, keenam pengelolaan limbah cair dan sampah padat di kota besar yang diharapkan Indonesia memiliki pengelolaan yang baik tentang limbah dan sampah yang ada di kota besar kemudian yang  ketujuh perubahan pola pikir masyarakat.

Selesai pengarahan semua siswa dan beberapa guru langsung menuju titik konsentrasi yang sudah ditentukan. Dengan berbekal tas plastik besar siswa kelas VII memunguti sampah yang berada disekitar tempat target pembersihan. “Semoga dengan hal yang kecil ini kita nanti bisa ikutserta dalam meraih tujuan dari GNIB itu,” ungkap Ibu Kris Yul sambil mengayuh sepeda untuk memantau kegiatan pagi itu.

PostHeaderIcon Audit Eksternal ISO 9001:2008

Senin, 7 Mei 2012 sekitar pukul 08.30 WIB di ruang kegiatan opening meeting audit eksternal ISO 9001:2008 langsung dipimpin oleh Top Manager Sr. Theresella, SPM. Pada opening meeting tersebut dihadiri oleh para guru dan karyawan yang pada saat itu tidak mengajar di kelas. Pada kesempatan itu auditor eksternal bapak Hadi Nugroho menegaskan bahwa kegiatan yang bersifat periodik ini sebagai langkah untuk memantau pelaksanaan sistem manajemen yang telah dilaksanakan oleh SMPK Santa Maria II. Beliau juga menginformasikan bahwa  audit eksternal kali ini merupakan pengalaman pertama ketika harus mengaudit sistem manajemen ISO di bidang pendidikan, sebelumnya beliau lebih fokus pada perusahaan-perusahaan.

Audit eksternal kali ini akan melihat bidang kurikulum (fokus pada pelaksanaan pembelajaran, evaluasi, dan pelaksanan), bidang konseling, bidang sarpras/ infrastruktur, perpustakaan, tata usahan dan humas. Menurut manager representatif, Ibu El. Kris Yuliana audit eksternal yang selalu kita alami setiap 6 bulan sekali ini bukanlah kegiatan yang baru maka mari kita sikapi dengan suasana yang wajar saja.

Audit eksternal yang dimulai sekitar pukul 08.45 berakhir sekitar pukul 14.30 dan dilanjutkan dengan closing meeting pukul 14.45 sampai pukul 15.45. Pada closing meeting Bapak Hadi Nugroho, selaku auditor eksternal menginformasikan hasil-hasil audit selama 6 jam itu dengan hasil 6 comment auditor. Pada prinsipnya sistem manajemen ISO yang dilaksanakan oleh SMPK Santa Maria II telah sesuai dengan sistem yang diberlakukan maka Sistem Manajemen ISO 9001:2008 bisa terus dilaksanakan.

Menurut top manager/kepala sekolah Sr. Theresella, SPM dengan hasil audit eksternal ini kita secara langsung telah mendapatkan reward yakni masih dipercayakannya pelaksanaan sistem manajemen ISO 9001:2008 di sekolah ini, beberapa catatan dari auditor perlu dilakukan perbaikan terus menerus dengan dasar konsisten dan komitmen dengan apa yang sudah kita sepakati sehingga pelayanan pendidikan di sekolah ini semakin baik. Semoga dengan kerja sama satu dengan yang lain akan melahirkan habitut kerja profesional di sekolah ini, lanjutnya.

PostHeaderIcon Mengajak Siswa untuk Berdevosi pada Bunda Maria

SMPK Santa Maria II, pada salah satu pilar visi dan misinya secara tegas menyatakan diri sebagai sekolah berciri Katolik, sekaligus memiliki santa pelindung sekolah yakni Bunda Maria sudah sewajarnya jika pada bulan Mei ini mengajak para siswa khususnya yang beragama Katolik untuk lebih intens berdevosi kepada Santa Maria melalui dia Rosario yang dilaksanakan setiap pagi hari sebelum pelajaran dimulai dengan bergiliran setiap kelas. Kegiatan itu mulai dilaksanakan tanggal 1 Mei 2012 dengan mengambil tempat di gua Maria yang sudah dilakukan perbaikan untuk lebih membantu para siswa dan warga sekolah lainnya dalam berdevosi kepada pelindung sekolah.

Menurut Bapak Fidelis Suhadi selaku koordinator tim Spirmor sekaligus sebagai guru agama, beliau mengatakan bahwa doa Rosario mampu menolong siapa saja untuk mampu menghayati mengapa Yesus yang adalah Tuhan dan Raja, sudi datang ke dunia untuk menjadi juru selamat manusi yang penuh dosa ini. Doa Rosario membawa kita semua melangkah lebih jauh dalam iman untuk terus menerus diingatkan pada teladan pengurbanan cinta Kristus dan disemangati oleh kerendahan hati Bunda untuk terus mencontoh keteladanan itu, betapapun sulitnya. “Marilah moment ini kita gunakan untuk mampu menghidupkan sekaligus mengkongkritkan hidup beriman kita sebagai orang atolik yang tidak bisa dilepaskan dari peranan Santa Maria,” ujarnya pada pembukaan hari pertama doa Rosario.

Pada kegiatan itu tim kerja spiritualitas moralitas telah membuat jadwal dan selalu mengingatkan para siswa setiap selesai doa malaikat Tuhan.Tak ketinggalan juga Ibu Maria Marsiti menegaskan bahwa dengan selalu berjalan bersama Santa Maria melauidoa Rosario keladan Bunda Maria mengajarkan kepa semua untuk bertahan dalam kerendahan hati, mempunyai sikap bergantung sepenuhnya kepada Allah, mudah memaafkan dan mengerti sesama, peka terhadap kebutuhan dan kesusahan orang lain, tidak cepat menghakimi suatu peristiwa / sesama yang tidak mengenakkan, merasa diri selalu membutuhkan rahmat pengampunan Tuhan, dan mengajak kita semua terus menerus mengintrospeksi diri apakah hidup kita sudah selalu selaras dengan cita-cita Puteranya. Doa Rosario membuat kita tidak pernah jauh dari Yesus.

Semoga kegiatan doa Rosario ini bisa mewarnai kehidupan iman para siswa dan pada akhirnya militasi akan kepercayaan para warga sekolah khususnya yang beragama Katolik semakin bisa dimunculkan tidak hanya sebatas pada rutinitas doa tapi jauh lebih mendalam akan tercermin dalam setiap piiran dan kelakuan para warga sekolah dalam kehidupan nyata mereka. Amin.

PostHeaderIcon Memaknai Hari Pendidikan 2012

Hari pendidikan nasional yang hari ini, Rabu, 2 Mei 2012 kita peringati merupakan sebuah hari yang diperingati untuk menghormati jasa pahlawan pendidikan, yaitu Ki Hajar Dewantara. Hari pendidikan nasional diperingati setiap tanggal 2 Mei, yang merupakan hari kelahiran Ki Hajar Dewantara sebagai tanda jasa atas perjuangan beliau. Dengan perjuangan beliau, dunia pendidikan di Indonesia bisa menjadi seperti sekarang ini. Dengan semangat Tut Wuri Handayani dunia pendidikan perlu sekali lagi untuk terus direfleksikan dan maknai secara mendasar.

Para siswa SMPK Santa Maria II terkasih, marilah paha hari pendidikan ini kita semua menyadari bahwa di dalam diri kita ada potensi, yang harus kita sadarilah terlebih dahulu, kita kembangkan, dan pada akhirnya kita akan bisa menunjukkan kualitas diri. Ingat! tidak ada yang tak mungkin jika kita berjuang secara maksimal dalam mengaktualisasi diri, kita mesti siap berkurban dalam meraih cita-cita. Jadi ayo kita kedepankan apa yang menjadi tanggung jawab dan kewajiban kita sebagai pelajar.

Perkembangan dunia pendidikan sudah menunjukkan gejolak dan dinamika yang mengarah pada perkembangan lebih baik.Di masa sekarang ini, pendidikan tidaklah sesulit jaman dahulu. Pendidikan bisa dinikmati oleh hampir semua kalangan. Walaupun ada juga beberapa kalangan yang menganggap pendidikan merupakan sesuatu yang mahal. Dalam tatanan pemerintahan pun, anggaran biaya untuk pendidikan sangat besar, sesuai dengan amanat undang-undang. Walaupun dalam pelaksanaanya entah sesuai atau tidak. Yang jelas, pendidikan merupakan dasar yang kuat bagi suatu bangsa.

Maka berbahagialah kita semua, sebagai siswa SMPK Santa Maria II yang beruntung dan berkesempatan mendapatkan pendidikan dengan berbagai fasilitas baik yang diberikan orantua kita, maupun sekolah kita. Dimana semua itu sebagai sarana yang memungkinkan kita semua untuk bisa menjalani proses pendidikan secara maksimal dan dengan harapan kita memiliki kualitas diri yang semakin baik. Jadi jangan sia-siakan kesempatan ini! Marilah kita sadari dengan mampu menjadi subyek pendidikan yang benar.

Pendidikan mempunyai arti dan pengertian yang sangat luas. Komponens-komponen dalam pendidikan harus bisa saling terintegrasi untuk membangun pendidikan. Misal pendidikan formal di sekolah, bukankah ada Guru sebagai pendidik, siswa, sarana-prasarana dan sebagainya. Kata-kata peninggalan dari bapak pendidikan nasional yang sangat terkenal adalah “ing ngarso sung tulada, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani“. Di depan (guru) memberi contoh, di tengah (guru) memberi bimbingan, dan di belakang (guru) memberikan dorongan.

Mari pada hari ini kita semua juga berbangga bahwa kualitas pendidikan anak-anak Indonesia tidak kalah dengan kualitas negara lain, buktinya tak jarang wakil siswa kita yang mampu berprestasi pada even internasional.Sekali lagi ini membuktikan jika kita mau dan mampu bersinergi dengan berbagai komponen pendidikan di sekitar kita jawabannya sudah pasti, kita semua adalah anak-anak yang memiliki peluang untuk meraih prestasi! Ayo tunjukkan bahwa kalian pasti bisa!

PostHeaderIcon Detik-detik Pelaksanaan UN di SMPK St. Maria II

Berbagai macam cara dilakukan oleh siswa kelas IX untuk menghadapi  Ujian Nasional di tingkat SMP yang akan dilaksanakan tanggal 24 -27 April 2012, SMPK St. Maria dengan pilar kedua yakni sekolah berciri khas Katolik pada hari Kamis, 19 April 2012 mengakhiri doa Novena dengan mendapatkan siraman rohani yang dipimpin oleh Rm. Giovani Indrawan, Pr.

“Kita mengajak para siswa-siswa untuk melakukan ritual religi ini dengan doa Novena dan siraman rohani  sebagai dukungan sekaligus memohan kemudahan pada sang Kuasa  sebelum melakukan ujian sekaligus semua bapak ibu guru dan karyawan selalu memberikan restunya agar siswa lebih merasa nyaman dalam melaksanakan ujian pada hari Senin sampai Kamis besok,” ungkap  Sr. Theresella, SPM selaku kepala sekolah.

Pada siramana rohani itu, salah satu wakil orangtua siswa juga diberikan kesempatan untuk memberikan peneguhan kepada para siswa kelas IX.
“Dengan peneguhan yang langsung disampaikan alah satu orangtua siswa, kita berharap siswa lebih memiliki kedekatan emosional sehingga semakin menguatkan batin dari para peserta saat mempersiapkan sekaligus mengerjakan soal-saol ujian. Jangan sampai mereka grogi dan merasa terbebani saat mengerjakan soal,” sambung  Bapak Fedelis Suhadi

“Kita tiap hari selalu belajar dan berdoa, selama belajar materi UN dengan  doa restu dari orang tua dan juga para guru-guru, semoga nanti kita semua bisa berhasil saat melakukan ujian,” terang Bimo mantan ketua OSIS sekaligus salah satu perserta ujian dari sekolahan tersebut. Menjelang akhir acara itu para  bapak ibu guru dan karyawan memberikan restu dan peneguhan satu persatu kepada semua siswa kelas IX.

Semoga dengan segala persiapan UN yang dilakukan oleh siswa, orangtua maupun pihak sekolah pada ujian nasional tahun 2012 ini, siswa  SMPK Santa Maria II mampu juga mencetak prestasi yang membanggakan semua pihak. Dengan demikian proses pembelajaran yang dialami selama 3 tahun dengan berbagai dinamika yang ada, mampu dijadikan gambaran hasil khususnya melalui kegiatan UN ini dan siswa bisa menunjukkan kompetensi yang menjadi harapan kita semua, Amin.

PostHeaderIcon Refreshing Kelas IX ke Sengkaling

Dalam rangka menyambut ujian nasional tingkat SMP yang akan diselenggarakan pada tanggal 23-26 April 2012, sekolah telah melaksanakan beberapa program. Adapun program tersebut bukanlah terpusat pada hal akademik saja, melainkan juga hal yang bersifat rekreasi. Tempat yang dipilih untuk melaksanakan kegiatan rekreasi ini adalah Taman rekreasi Sengkaling yang bertempat di jalan Mulyoagung 118, Sengkaling Malang. Alasan dipilihnya tempat tersebut karena jarak tempuh yang tidak begitu jauh dari jalan Panderman dan juga banyak wahana permainan yang menarik.

Acara tersebut dilaksanakan pada tanggal 13 April 2012. Para siswa kelas IX terlebih dahulu berkumpul di sekolah pada pukul 06.45 untuk mengikuti doa novena. Setelah itu, para siswa dikumpulkan di lapangan basket untuk mendapatkan pengarahan dari bapak Budi Daryono selaku ketua panitia. Kurang lebih pukul 07.30 WIB, bis penjemput dari Sengkaling tiba dan siswa diberangkatkan secara bersama-sama. Namun, karena terkendala oleh banyaknya jumlah siswa kelas IX, maka pemberangkatan dilakukan dalam dua tahap.

Sesampai di lokasi, para siswa diinstruksikan untuk berkumpul bersama kelas masing-masing guna foto bersama. Setelah seluruh kelas telah selesai melaksanakan foto bersama, siswa dipersilakan untuk menikmati wahana-wahana yang tersedia di sana. Adapun wahana yang tersedia sangatlah beragam, misalkan bom-bom car, gokart, sepeda air, kapal bajak laut, flying fox hingga kolam renang dengan berbagai ukuran. Para siswa terlihat sangat menikmati liburan tersebut. Mereka tidak mau ketinggalan untuk mencoba setiap wahana yang disediakan bahkan beberapa siswa sengaja membawa kamera pribadi untuk mengabadikan peristiwa-peristiwa lucu dan menarik yang terjadi. Beberapa peristiwa lucu terjadi, misalkan ketika mengayuh sepeda air, jalannya mundur bahkan kerap kali terjadi tabrakan diantara sesama sepeda air. Hal tersebut semakin menambah seru acara tersebut.

Tepat pukul 11.30 WIB para rombongan makan siang di restauran yang telah disediakan. Walaupun dalam jumlah yang banyak, namun siswa-siswi mampu menjaga ketertiban dan kesopanan. Setelah makan siang, para siswa kembali turun dan menuju ke wahana-wahana yang mungkin belum dikunjungi.

Setelah puas bermain, para siswa berkumpul lagi di pintu masuk untuk kembali pulang. Seperti yang sudah diperkirakan, siswa-siswi kelas IX mampu bekerjasama sehingga proses pemulangan siswa-siswi kelas IX berjalan dengan baik. Akhirnya rombongan sampai di sekolah pada pukul 15.30 WIB

Semoga dengan refreshing ini para siswa bisa disegarkan jiwanya dan siap menghadapi ujian nasional dengan baik.

PostHeaderIcon Manajemen Kesiswaan Salah Satu Langkah Tingkatkan Pelayanan Prima

Drs. Budi Daryono dan Trianto Th, S.Pd pada hari Rabu, 11 April 2012 dan Kamis, 12 April 2012 mengikuti  sharing dan refleksi sie. Kesiswaan  bersama pengurus Perkumpulan Dharmaputri yang dipandu langsung oleh Sr. Myriam Juniati, SPM selaku ketua PDP. Pada hari pertama acara itu dimulai pukul 09.00 WIB sampai 21.30 WIB diawali dengan ibadat dilanjutkan dengan pengarahan visi dan misi.

Menurut mantan kepala SMPK Santa Maria II itu kegiatan tersebut dilaksanakan untuk  menanamkan pemahaman nilai-nilai visi dan misi PDP, manajemen kesiswaan, mencermati nilai-nilai dalam tatibsi, mensyaringkan fenomena perilaku siswa yang aktual dan menonjol, solusi/perhatian guru sie kesiswaan, dan membuat kerangka besar program kegiatan kesiswaan tahun 2012-2013 yang bertitik tolak pada visi dan misi.

Pada hari ke dua lebih fokus pada pembahasan benang merah dari hasil pleno mengenai permasalahan kesiswaan yang dibahas pada hari pertama. Pada benang merah itu  AMZ. Supardono, S.Pd menginformasikan bahwa sekolah-sekolah di lingkungan PDP harus berbenah dalam meningkatkan pelayanan dan kinerja sie. Kesiswaan. Dari kesimpulan benang merah itu semua peserta sepakat untuk memperbaiki pada program kesiswaan yang akan dilaksanakan pada tahun pelajaran 2012-2013.

Selain materi kesiswaan, pada kesempatan itu Sr, Myriam juga memaparkan permasalahan Bullying yang perlu disikapi dan menjadi satu pemikiran yang harus selalu dijadikan panduan semua warga sekolah dalam proses pendidikan. Bullying  harus diminimalisasi kalau perlu harus dihapuskan dalam setiap aktivitas pendidikan oleh semua warga sekolah, demikian simpulan dari pemaparan materi tersebut.

Kegiatan itu berakhir pada pukul 13.30 WIB dengan melakukan evaluasi  dari kegiatan yang  telah diikuti sebanyak  50-an guru yang menangani kesiswaan dari SD samoai SMA. “Semoga setelah selesai kegiatan ini kami bisa membuat program yang sesuai dengan sekolah kami mampu unggul berbasis nilai,” ungkap salah seorang peserta dari kota Bayuwangi itu sambil tersenyum .

PostHeaderIcon Misa Paskah 2012 Bersama Para Guru Se-Malang Raya

Senin, 9 April 2012 di Gereja Katedral Hati Kudus Yesus mulai pukul 09.00 diselenggarakan Misa Paskah Bersama Para Guru Se-Malang Raya yang dipimpin langsung oleh Uskup Malang Mrg. Herman Joseph Sahadat Pandoyoputro, O.Carm. Sekitar 710 jemaat hadir pada Misa itu. “Sungguh  saya bahagia atas kehadiran dan sambutan Misa ini, semoga Misa seperti ini bisa dijadikan sebagai agenda rutin” demikian salah satu ungkapan kebahagiaan dan harapan Uskup yang berkacamata itu.

Pada khotbahnya Uskup yang   ditahbis tahun 1989 itu mengharapkan para guru yang memiliki tanggung jawab terhadap masa depan gereja dengan membimbing para siswanya secara total agar terus meningkatkan kualitas dan profesionalitas pelayanan pada dunia pendidikan. Dunia pendidikan saat ini terus menuntut agar para guru termasuk juga para pemeimpin yayasan atau perkumpulan sebagai penyelenggara pendidikan Katolik terus berbenah diri dengan terus meningkatkan SDM para guru dengan melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi. Uskup berkacamata itu menegaskan bahwa sekolah Katolik sudah pasti memiliki tujuan yang jelas yakni bagaimana sekolah sebagai agen perubahan yang akan terlihat pada output selama menjalani pendidikan.

Pada kesempatan itu pun Romo Yuki, CCD selaku ketua Majelis Pendidikan Katolik Keuskupan Malang juga menegaskan dan mengajak para guru untuk melepaskan semua atribut yang masih memungkinkan para guru untuk berpikir sempit, tanggung jawab yang besar inilah yang harus diperjuangkan oleh siapapun dan dimanapun  guru itu mengemban tanggng jawab dalam karya pendidikan.

Setelah misa selesai acara dilanjutkan dengan ramah tamah dengan menikmati hidangan sederhana sekaligus sebagai ajang ber’silahturahmi’ antar guru dari berbagai yayasan dan perkumpulan se-Malang raya itu. “Semoga acara seperti ini semakin tahun semakin bermakna dengan diselenggaran berbagai kegiatan yang mengacu seperti harapan bapak uskup itu,” ungkap salah satu guru sambil menikmati kopi hangat di sekitar Balai Widya Bakti siang itu.

PostHeaderIcon Meningkatkan Pelayanan Prima Sekolah

Jumat, 16 Maret 2012 sekitar pukul 13.10 pengawas  SMPK Santa Maria II, Dra. Asmiati memberikan beberapa informasi terkait dengan beberapa agenda yang berhubungan dengan tugas beliau sebagai pengawas dari dinas pendidikan kota Malang. Informasi pertama yang beliau sampaikan ialah instrumen monitoring sertifikasi guru tahun 2012 (terdiri dari 32 aspek yang diamati) yang akan dilakukan oleh para guru yang sudah bersertifikat guru profesional dengan tunjangan profesi yang sudah diterima.

Informasi  kedua ialah terkait dengan penilaian kinerja guru (PKG) yang terdiri dari 14 kompetensi guru, 17 kompetensi untuk guru BK. PKG juga akan berkaitan langsung denga kelancaran pemberian tunjangan profesi guru khususnya bagi guru yang sudah bersertifikasi. Menurut pengawas sekolah yang pernah menyandang pengawas teladan provinsi itu, PKG bermanfaat juga untuk menjadi bekal para guru dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalitas sebagai seorang guru. Pada kesempatan itu juga beliau menginformasikan akan dilaksanakan pemilihan guru teladan/berprestasi. ”Saya berharap Ibu Netta bisa mengikuti kegiatan itu, karena saya melihat Bu Netta sudah siap,” ungkap beliau.

Materi inti yang disampaikan Ibu Asmiati adalah Evaluasi Diri Sekolah (EDS) yaitu sebuah evaluasi internal, dengan tujuan untuk menilai kinerja sekolah secara keseluruhan berdasarkan SPM (Sistem Penjaminan Mutu) dan SNP (Standar Nasional Pendidikan), mengetahui tingkat pencapaian sebagai dasar perbaikan, dan digunakan untuk menyusun RPS/RKS untuk menuju ketercapaian implementasi SPM dan SNP.

“Mari bapak/ibu kita mengisi EDS ya tahu bahwa EDS yang sudah dibuat cukup baik,  pada siang ini kita akan menyempurnakannya,” ajak beliau dalam membuat EDS dengan menggunakan kata kunci  yang  ada dengan melihat kedelapan  indikator komponen standar pengelolaan. Suasana serius dan santai mewarnai pengisian EDS oleh semua kelompok standar pengelolaan. “Semoga dengan EDS semua komponen warga sekolah makin mampu terus meningkatkan pelayanan mereka dalam dunia pendidikan, ungkap Pak Albert disela-sela membereskan laptopnya.

Sekitar pikul 15.45 acara yang dilaksanakan di ruang multi media itu berakhir, dengan harapan semoga kegiatan itu bermakna dan Ibu Asmiati selaku pengawas tidak bosan dalam memberikan pengarahan kepada semua guru di SMPK Santa Maria II ini, ungkap ibu Antonetta, selaku koordinator tim kurikulum.

PostHeaderIcon Di Balik Pengumuman PPDB 2012

Pada hari Senin, 5 Maret 2012 sebanyak 256 orang tua/wali siswa kelas VI  yang menginginkan putra-putrinya melanjutkan sekolah di SMPK Santa Maria II Malang mulai pukul 09.30 untuk mengikuti pengumuman penerimaan siswa baru. Dengan perasaan dan pikiran penuh tanda tanya mereka memenuhi tempat duduk yang telah disiapkan di aula.

Pada tahun pelajaran 2012-2013 sekolah yang pada tanggal 1 Agustus 2012 nanti genap berusia 60 tahun itu memiliki daya tampung 204, jadi  ada 40 siswa yang dengan terpaksa tidak bisa belajar di SMP yang lebih populer disebut Panderman dan 12 siswa diberi predikat cadangan, yang nasibnya ditentukan oleh sebagian dari 204 yang mengundurkan diri.  Sungguh sebuah peristiwa yang banyak membawa makna bagi siapa saja, baik yang putra-putrinya diterima, sebagai cadangan bahkan yang tidak diterima.

Mengacu pada kriteria yang yang sudah sangat jelas dan transparan tentunya mari kita sebagai siswa maupun orang tua untuk mampu mengendalikan diri. Kedewasaan berpikir pada peristiwa ini sungguh diperlukan. Ketika putra-putri kita dinyatakan memenuhi syarat, atau yang belum memenuhi syarat sebagai siswa SMPK Santa Maria II, sebagai orang tua dan anak haruslah menerima itu semua sebagai salah satu dari persaingan dan pertarungan yang fair.

Janganlah kita memaksakan diri kalau memang faktanya apa yang menjadi persyaratan yang harus ada untuk sementara belum bisa dipenuhi. Seleksi penerimaan apapun jika kita turut masuk di dalamnya konsekuensi logisnya harus sudah kita siap menerimanya, apalagi yang namanya kegagalan! Kegagalan sebenarnya hanyalah sebagai indikator/penanda bahwa di sana ada sesuatu yang kurang tepat dalam sebuah proses pembentukan diri kita, dan ketika kita berhasil menjadi seseorang yang berani menerima kegagalan itu

Pada prinsipnya kegagalan dan keberhasilan adalah sebuah pasangan yang akan selalu berganti posisi silih berganti sebagai hasil dari rangkaian panjang proses pembentukan kematangan diri kita. Kegagalan adalah indikator yang tidak tepat dari sebuah prosesnya, sedangkan keberhasilan adalah indikator benar dalam rangkaian proses tersebut. Setelah kita tahu penyebabnya, kita juga akan mampu dengan ringan menset pola pikir kita, bahwa kita akan mudah memperbaikinya, karena tameng-tameng penghibur diri yang mengganggu konsentrasi kita untuk berubah memperbaiki kesalahan sudah hilang.

Demikian juga dengan hasil akhir sebuah pengumuman penerimaan siswa, mari kita semua selalu berpikir positif bahwa dibalik semua itu pasti ada rencana yang lebih besar lagi yang akan kita alami pada masa mendatang dan pada peristiwa yang lainnya. Sekali lagi mari kita mengambil nilai-nilai kehidupan bahwa ketika kita belum berhasil, berarti kita masih diberi kesempatan utuk melakukan terobosan dan perbaikan dari apa yang sementara ini sudah kita lakukan baik oleh orang tua mapun putra-putri kita.

Sebagai pribadi yang siap menerima konsekuensi hidup, janganlah kita terlalu meratapi ketidakberhasilan putra-putri kita. Ingat! Apa yang disampaikan Sr. Theresella, SPM selaku kepala sekolah bahwa SMPK Santa Maria II bukan satu satunya sekolah yang bisa mengantarkan putra-putri kita untuk meraih sesuatu yang terbaik. Masih banyak sekolah lain yang mungkin lebih cocok dan tepat untuk mempersiapkan masa depan mereka. Dengan kata lain mari segera kita cari jalan lain yang terbaik buat putra-putri kita walaupun tidak bersekolah di skolah yang dikelola oleh Perkumpulan Dharmaputri itu.